10 Tips Negosiasi Gaji Untuk Pekerja Baru saat Interview

alasan seseorang menggali sebuah pekerjaan nyaris dapat dijamin karena gaji atau pendapatan lah yang dijadikan patokan utama. Memang urusan ini sangatlah wajar menilik dengan anda memiliki tidak sedikit uang atau gaji yang anda terima nantinya bisa kita pakai untuk mengisi segala keperluan hidup kita.

Dan tidak boleh heran bila masing-masing calon karyawan atau pegawai mengharapkan gaji yang tinggi, tetapi hal ini barangkali sulit guna kalian capai apabila kalian adalahorang baru yang terjun didunia kerja. Bahkan besarnya gaji yang bakal diterima tidak jarang kali menciptakan dilema buat semua pekerja yang masih baru terjun didunia kerja dan belum mempunyai pengalaman kerja. Namun disatu sisi mereka menginginkan gaji yang besar, tetapi disisi beda gaji yang ditawarkan oleh perusahaan kepada kamu sangatlah rendah. Dan sebab tidak mempunyai pengalaman didunia kerja ini biasanya mereka pasrah dengan besarnya gaji yang diserahkan walaupun gaji tersebut paling rendah, jauh dari angan mereka.
Janganlah berkecil hati bagi kamu yang barangkali saat ini masih belum mempunyai pengalaman didunia kerja, sebab kamu masih berkesempatan untuk menemukan gaji yang besarnya laksana yang kalian harapkan. Caranya ialah dengan teknik negosiasi antara kamu dan perusahaan yang merekrut kalian, disertai dengan sedikit keterampilan serta kemampuan yang kalian miliki. Dan dibawah ini ialah beberapa rangkuman tentang teknik negosiasi gaji untuk perusahaan yang bisa kalian jadikan suatu panduan saat melamar kegiatan diantaranya ialah sebagai berikut.

1. Mencari Informasi Gaji Standar

Hal ini sangatlah urgen untuk tahu seberapa besar standard gaji yang seringkali diterima oleh posisi bidang kegiatan yang nantinya kalian lamar serta besarnya UMR wilayah dimana perusahaan itu berada. Informasi ini sangatlah penting untuk kalian untuk mengemukakan besarnya gaji yang tepat, tidak terlampau tinggi dan tidak terlampau rendah dibawah UMR wilayah / kota. Untuk memahami informasi laksana ini kalian dapat mencarinya di internet atau bertanya langsung untuk rekan / family yang telah bekerja dan memenuhi posisi kerja laksana yang kalian lamar.

2. Rasa Percaya Yang Tinggi Dan Semangat Kerja Adalah Modal Utama

Sebagian besar perusahaan lebih suka mempekerjakan pegawai atau karyawan yang mempunyai tingkat keyakinan diri yang tinggi serta mempunyai semangat bekerja yang besar. Nah maka dari tersebut ketika kalian nanti di interview tanamkanlah rasa percaya diri didalam diri kalian dan buatlah orang yang mewawancarai kamu terkesan. Didalam sesi interview ini, indikator dari rasa percaya diri ialah anda dengan mudah mengindikasikan sikap dan menyerahkan jawaban secara tegas dan yakin dari masing-masing pertanyaan yang ditanyakan untuk anda. Termasuk salah satunya nanti ketika kamu ditanya berapa gaji yang kamu minta.
Selain tersebut penampilan yang santun, sopan dan menarik pun dapat menciptakan rasa percaya diri kalian lebih tinggi. Nah oleh sebab tersebut ketika kamu akan interview usahakan pakailah pakaian yang sopan dan layak, berdandanlah yang sederhana dan tidak mencolok. Berdandan yang over, menor, blink blink pun akan mempngaruhi evaluasi dari perusahaan untuk para calon karyawannya.

3. Bersikap Profesional dan Fokus pada Kualitas (tidak boleh memelas)

Sejak mula kalian pun harus sadar bahwa suatu perusahaan ini bukanlah yayasan sosial yang memberikan pertolongan kepada kamu untuk ongkos hidup. Oleh karena itu seringkali perusahaan menggali tenaga kerja yang mempunyai kualitas bagus serta profesional tentunya. Nah ketika kamu sedang mengerjakan negosiasi gaji, tidak boleh pernah memasang muka kecil hati dan memelas atau justeru curhat kehidupan kalian yang jauh dibawah garis kemiskinan. Jangan pernah berfikir suatu perusahaan akan membubuhkan kasihan untuk kalian yang memelas kecil hati seperti ini dan langsung inginkan menerima kamu sebagai pegawainya, sebab dapat jadi justeru sebaliknya mereka justeru tidak bersimpati untuk anda.

Tunjukkanlah untuk mereka bahwa kalian ini memang mempunyai kualitas yang bagus sebagai seorang calon karyawan serta kemampuan kamu cocok guna posisi yang sedang kalian lamar. Jika suatu perusahaan telah menilai seberapa baik kualitas kamu serta masuk kedalam seluruh kriteria yang mereka berikan, maka peluang kalian diterima dan menemukan gaji yang di mau pasti semakin tersingkap lebar.

4. Hormat Pada Lawan Bicara

Penilaian yang diserahkan oleh sebuah perusahaan saat melakukan interview untuk calon karyawannya ialah dengan menyaksikan sikap kamu yang sopan dan santun saat diwawancarai, maka dari tersebut berikanlah kesan kesatu kamu ini sebaik mungkin saat interview sedang berlangsung. Tunjukkan rasa hormat kamu kepada lawan bicara, dan tidak boleh pernah menyela atau mencukur pembicaraan. Biarkan perusahaan menyatakan secara detail tentang posisi apa yang bakal kalian isi, seberapa besar gaji yang bakal kalian terima hingga selesai, dan barulah mulai berkata ketika mendarat giliran anda. Pastikan tidak buru buru meng iyakan tawaran gaji yang akan diserahkan kepada anda, pertimbangkanlah urusan ini baik baik supaya nantinya tidak menyesal dilain waktu. Jangan tak sempat selalu menyampaikan terimakasih serta ungkapkan rasa ketertarikan kamu untuk mendiskusikan masalah gaji secara mendetail.

5. Jangan Pernah Langsung Menyebut Angka

Biasanya perusahaan di akhir sesi interview bakal menanyakan seberapa besar gaji yang kalian mau untuk menduduki posisi yang dilamar. Dan tidak sedikit sekali semua calon karyawan yang bingung untuk membalas pertanyaan menjebak laksana ini, dan barangkali saja kalian tergolong salah satunya. Memang urusan ini paling dilematis andai kita melafalkan angka yang rendah telah tentu perusahaan yang untung, mempunyai karyawan yang cakap namun mau digaji murah, begitu sebaliknya andai kalian melafalkan nilai gaji yang tinggi akan dirasakan terlalu percaya diri. Nah disinilah keterampilan negosiasi kamu diuji, usahakan tidak boleh langsung melafalkan angka. Pastikan kamu mengetahui seberapa rata rata besaran gaji pada posisi yang kalian lamar laksana yang sudah kami kupas pada poin nomor 1 diatas.

6. Jangan Pernah Mengungkapkan Kata “Terserah”

Pastikan kalian mempunyai persiapan mental serta potensi yang lumayan matang saat melamar sebuah pekerjaan. Jangan pernah terjebak oleh tawaran gaji yang terlampau rendah dari perusahaan serta hindari kata “terserah inginkan digaji berapa” untuk suatu perusahaan karena hal ini akan memprovokasi penilaian sebuah perusahaan ketika berkeinginan merekrut anda, dapat jadi kualitas diri kalian menjadi rendah dimata calon perusahaan yang kalian tempati, kesan yang timbul ialah kalian ini tidak cukup percaya diri dengan keterampilan yang dimiliki. Ingat perusahaan tidak menyenangi dengan orang yang laksana ini loh.

7. Pertimbangkan Fasilitas Lain Di sampin Gaji

Setelah seluruh proses negosiasi tergolong negosiasi masalah gaji selesai, tidak terdapat salahnya pun menanyakan dan menegosiasikan tunjangan serta kemudahan lain diluar gaji. Dan urusa ini paling sah untuk kamu tanyakan untuk perusahaan walaupun anda ialah calon pegawai baru. Hal ini sangat urgen untuk memahami kejelasan dari hak yang bakal kalian terima nantinya

8. Tetapkan Keputusan Akhir

Tujuan utama dari negosiasi ini ialah menilai kesepakatan dari dua belah pihak anta perusahaan dan calon karyawannya ( win win solution ). Namun andai dalam negosiasi tadi tidak didapatkan kesepakatan yang memuaskan antara kedua belah pihak, Maka kalian mesti dapat memutuskan keputusan final yakni tetap inginkan melanjutkan bekerja disana ataukah memilih mundur meninggalkan perusahaan itu dan menggali perusahaan lain.

Jika kalian setuju dengan gaji yang ditawarkan walaupun rendah dan tidak cocok dengan ekspektasi ya silahkan diterima, namun andai tidak ya silahkan ditinggalkan. Yang jelas nanti tidak boleh sampai kalian menyesal bakal keputusan yang sudah kalian ambil sampai-sampai dapat dominan terhadap kualitas kerja yang tidak maksimal.

9. Jangan Lupa Selalu Berdoa

Walaupun urusan ini kelihatannya paling sederhana, namun tidak boleh pernah congkak dan ragu bakal kekuatan DOA. Ingatlah bahwa usaha tanpa disertai dengan doa melulu akan menjadi sia sia belaka (congkak), sedangkan melulu berdoa saja tanpa mau berjuang pun pun tidaklah bermanfaat (pemalas). Dengan kamu berdoa untuk tuhan, minimal kalian mempunyai rasa tenang dan tentram baik dalam berfikir dan memungut suatu keputusan yang terbaik guna diri kalian. Yang pasti saja nantinya keputusan yang kalian bikin tidak bakal kalian sesali.
Meski terlihat sederhana, namun tidak boleh pernah meragukan kekuatan dari doa. Usaha tanpa doa bakal sia-sia, sementara doa tanpa usaha pun tidak bakal berguna. Dengan doa minimal Anda dapat mempunyai ketenangan dalam beranggapan sehingga dapat mengambil keputusan terbaik yang tidak bakal Anda sesali di lantas hari.

10. Yakinkan Mereka Bahwa kita Pantas

Didalam mengerjakan negosiasi gaji ini, kamu dituntut guna memperjuangkan hak hak yang sepatutnya kalian terima, tidak usah terganggu dengan status kamu sebagai seorang junior atau orang baru. Bila memang kamu yakin bahwa keterampilan serta kompetensi yang kalian miliki dapat menyerahkan sumbangsih serta peradaban kepada perusahaan yang menaungi diri kalian, maka yakinkanlah mereka ( perusahaan ) guna mau dan mau memberikan gaji sebesar yang kamu mau. Dan tidak boleh lupa pun untuk menyakinkan mereka bahwa mereka tidak bakal rugi menyerahkan gaji yang besar untuk anda, karena kalian memang mempunyai mampuan yang mumpuni di bidang itu.

Tags: